Sekolah Anak Jaman Now – SMA Hellomotion

Mengenal Sekolah Anak Jaman Now, Jaman Abad 21

Di setiap awal tahun, sudah menjadi aktifitas rutin para orang tua mencari kepastian memilih sekolah anak-anak nya untuk melanjutkan ke jenjang berikutnya, seperti dari anak yang  belum sekolah akan di daftarkan ke Play Group atau TK apa, begitu juga dari TK ke SD apa, dari SD ke SMP apa, dari SMP ke SMA apa…. dan seterusnya. Para orang tua tidak hanya meluangkan waktu banyak dan cukup menguras pikiran, sudah pasti akan menguras rekening tabungan untuk membayar sekolah yang kita pilih. Bagi yang sedang mencari sekolah menengah atas yang mengedepankan KREATIFITAS, ada sekolah yang bisa dipertimbangkan menjadi pilihan. Sekolah yang memberikan banyak ruang siswa untuk ber-aktifitas kreatif. Setiap hari bagi mereka adalah hari-hari berkreasi. Bahasa keren-nya mereka dilatih mempertajam “Creative Thinking”, secara teknis, emosional dan karya.

Sekolah ini menjadi rumah kedua yang menyenangkan para siswa. Jangan heran kalau mereka akan sulit langsung pulang setelah sekolha selesai, karena ada saja yang mereka kerjakan. Setelah jam pulang sekolah, bagi yang muslim para siswa diwajibkan sholat ashar berjamaah, setelah itu boleh pulang. Namun biasanya mereka masih betah di sekolah, seperti membaca buku di perpus, bebas bernyanyi, berdiskusi dengan guru, melanjutkan project yang belum selesai, atau ber-olah raga di lapangan luar. Himbauan guru untuk segera pulang kadang hanya didengar selewat. Sampai akhirnya, para guru pulang, baru mereka akan pulang juga. Overall, ini sekolah yang tampaknya sungguh menyenangkan untuk anak jaman now.

Dari beberapa kali pertemuan bersama para orang tua dan pengajar, beragam alasan mengapa mereka mau menyekolahkan anak nya di sekolah dengan gaya seperti ini, yang jumlahnya masih belum banyak. Alasan pertama yang sering saya dengar adalah, adanya potensi anak yang tidak berkembang dengan optimal bila di sekolahkan di sekolah yang ada. Kebanyakan anak-anak didorong untuk mengejar prestasi dari sisi akademik dan melupakan kreatifitas diri yang unik di masing-masing individu anak. Ending dari sekolah ini adalah memberikan “bekal” kepada anak-anak didik berupa intelektual dan kreatifitas secara mandiri dalam menghadapi kehidupannya di abad 21, yang sangat berbeda dengan jaman old para orang tua nya. Suatu challenge berat untuk kita sebagai orang tua anak jaman now.

 

Stay tune…. Happy life!!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *