Untuk bisa tau suatu website itu berbayar atau tidak, kita bisa lihat dari nama website. Yang berbayar menggunakan ekstensi domain top level, seperti .COM / .NET / .ORG / .ID dll. Kalo yang gratis biasanya panjang dengan nama embel-embel nama platform pemberi website gratisnya seperti bisa ditemukan pada blog atau website yang masih menggunakan subdomain blogspot.com atau wordpress.com. Beberapa perbedaan website berbayar dan gratis adalah:

  1. Yang berbayar menggunakan CMS (Content Management System) yang sangat membantu kita dalam mengatur pengembangan website.
  2. Yang berbayar bisa memilih nama website sesuai keinginan dan pendek sehingga mudah diingat.
  3. Yang berbayar pastinya akan mendapat dukungan teknis apabila ada kendala dan website kita dijagain operasionalnya. Sedangkan yg gratis, kita cukup nrimo  saja kalo ada masalah, dan tidak bisa complain.
  4. Kwalitas server website yang handal. Di website gratisan, kamu tidak memiliki banyak opsi untuk menentukan kualitas server website yang akan digunakan. Misalnya platform website gratis Blogspot.com dan WordPress.com, kedua layanan ini memberikan akses server hostingnya di luar negeri sehingga kurang cocok digunakan untuk situs yang mayoritas pengunjungnya berasal dari Indonesia. Dengan menggunakan website berbayar, kamu akan mendapatkan spesifikasi server, lokasi, serta kualitas sesuai dengan keinginan dengan pilihan paket beragam, mulai dari paket dedicated server untuk mengakomodir kebutuhan website dengan traffic besar, hingga paket shared hosting yang harganya ramah untuk kantong.
  5. Keamanan data yang terjamin untuk website berbayar. Untuk yang gratisan, file atau data website yang kita miliki sewaktu-waktu bisa dihapus tanpa sepengetahuan Dsn kita harus siap menanggung resiko diusir oleh sang pemilik rumah. Sayangkan kita udah buat website tiba-tiba ngga bisa diakses lalu karena sudah tidak disupport.  Data kita entah kemana dibawa. Sangat disarankan bagi para pebisnis maupun blogger professional agar segera migrasi dari platform gratisan ke platform berbayar.
  6. Fitur website berbayar lebih lengkap. Perbedaan mencolok dari website gratis dan website berbayar juga  banyaknya fitur yang bisa digunakan.
  7. Monetasi iklan. Sudah bukan rahasia lagi jika iklan atau Ads menjadi sumber utama pemasukan dari para blogger. Apabila website gratis, kamu akan mengalami kendala karena pihak pengembang tidak mengizinkan blogger untuk memasang iklan Google Adsense. ataupun PPC juga membutuhkan implementasi kode javascript yg ga semua kalangan paham:D Besaran komisi yang didapat juga akan mendapat potongan lebih besar dibandingkan pendapatan iklan yang menggunakan wesite website berbayar. 😀

Dalam pelaksanaannya, platform website berbayar dan gratis memiliki segmen pasar berbeda, dimana yang gratis digunakan untuk para pemula (belajar), kemudian website berbayar untuk yang ingin kwalitas keamanannya terjamin, baik untuk kalangan biasa maupun pebisnis profesional.  Sayangnya masih banyak yang masih belum menyadari kelebihan dari website berbayar untuk menopang promosi di era digital.

Kalo mau cari dan cek-cek nama-nama domain, klik di sini.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *